L8RqjKDGdBPnUDNo5KCAT0pjUViNvK2I1FGylFGk

Penyebab Doa Tidak Dikabulkan


Setiap orang tentunya memiliki keingin akan sesuatu hal.Misalnya keinginan untuk memiliki jodoh, keturunan, rezeki yang berlimpah, dan masih banyak lainya. Karena hal tersebut kita diharuskan berikhtiar dan dibarengi dengan doa. Terkadang kita pernah berfikir, sudah berusaha dan berdoa tapi kenapa belum terkabul ?. Mungkin hati Anda mati. 

Seperti cerita seorang ulama yang bernama Syaqiq bin Ibrahim rahimahullah. Suatu hari Ibrahim bin Adham Rahimullah sedang berjalan disebuah pasar dikota bashrah. Lalu orang-orang berkumpul dan bertanya padanya :

يَا أَبَا إِسْحَاقَ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَقُولُ فِي كِتَابِهِ : ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ سورة غافر آية 60 ، وَنَحْنُ نَدْعُوهُ مُنْذُ دَهْرٍ فَلا يَسْتَجِيبُ لَنَا

"Wahai Abu Ishaq, Allah Ta'ala berfirman dalam kitab-Nya : 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan doamu.' (QS. Ghofir: 60) Sementara kami selalu berdoa kepada-Nya semenjak waktu yang lama, namun Dia tidak pernah mengabulkan doa kami."

Maka Ibrahim menjawab :

يَا أَهْلَ الْبَصْرَةِ ، مَاتَتْ قُلُوبُكُمْ فِي عَشَرَةِ أَشْيَاء

"Wahai penduduk Bashrah, (itu) karena hati kalian telah mati (yang) disebabkan sepuluh perkara."

أَوَّلُهَا : عَرَفْتُمُ اللَّهَ ولَمْ تُؤَدُّوا حَقَّه

>>1. "Pertama: Kalian mengenal Allah. Namun kalian tidak menunaikan hak-Nya".(Allah berhak ditaati perintah-Nya. Mengapa, perintah-Nya itu kadang-kadang dilaksanakan dan kadang-kadang tidak dilaksanakan?).

الثَّانِي : قَرَأْتُمْ كِتَابَ اللَّهِ ولَمْ تَعْمَلُوا بِه

>>2. "Kedua: Kalian membaca Kita Allah (Al-Quran Al-Karim). Tapi kalian tidak mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya." 

وَالثَّالِثُ : ادَّعَيْتُمْ حُبَّ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتَرَكْتُمْ سُنَّتَه

>>3. "Ketiga: Kalian mengaku cinta kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Namun kalian meninggalkan tuntunannya."

وَالرَّابِعُ : ادَّعَيْتُمْ عَدَاوَةَ الشَّيْطَانِ وَوَافَقْتُمُوهُ

>>4. "Keempat: Kalian mengatakan benci dan memusuhi syetan. Namun kalian justru selalu menyepakati dan mengikutinya."

وَالْخَامِسُ : قُلْتُمْ نُحِبُّ الْجَنَّةَ ولَمْ تَعْمَلُوا لَهَا

>>5. "Kelima: Kalian mengatakan, 'kami cinta surga'. Namun kalian tidak beramal untuk mendapatkannya."

وَالسَّادِسُ : قُلْتُمْ نَخَافُ النَّارَ وَرَهَنْتُمْ أَنْفُسَكُمْ بِهَا

>>6. "Keenam: Kalian mengatakan, 'kami takut masuk Neraka'. Namun kalian justru menggadaikan diri kalian dengannya."

وَالسَّابِعُ : قُلْتُمْ إِنَّ الْمَوْتَ حَقٌّ وَلَمْ تَسْتَعِدُّوا لَهُ

>>7. "Ketujuh: Kalian mengatakan, 'sesungguhnya kematian pasti akan datang'. Namun kalian tidak mempersiapkan diri untuk menyambutnya."

وَالثَّامِنُ : اشْتَغَلْتُمْ بِعُيُوبِ إِخْوَانِكُمْ وَنَبَذْتُمْ عُيُوبَكُمْ

>>8. "Kedelapan: Kalian sibuk mencari aib saudara-saudara kalian. Namun lalai dari aib diri kalian sendiri."

وَالتَّاسِعُ : أَكَلْتُمْ نِعْمَةَ رَبِّكُمْ ولَمْ تَشْكُرُوهَا

>>9. "Kesembilan: Kalian memakan kenikmatan dari Rabb kalian. Namun kalian tidak pernah mensyukurinya."

وَالْعَاشِرُ : دَفَنْتُمْ مَوْتَاكُمْ وَلَمْ تَعْتَبِرُوا بِهِم

>>10. "Kesepuluh: Kalian menguburkan orang mati diantara kalian. Namun kalian tidak mau mengambil pelajaran darinya."

(Disebutkan oleh Abu Nu'aim Al-Ashbahani dalam kitab Hilyatul Auliya' VII/426 karya, Ibnu Abdil Barr dalam Jami Bayan Al-'Ilmi wa Fadhlihi no. 1220, Asy-Syathiby dalam Al-I'tishom I/149 (Tahqiq Masyhur Hasan Alu Salman), dan selainnya).

Related Posts
Abdul Rosyid
Bacalah untuk mengetahui sesuatu. Tulislah untuk memahami sesuatu.

Related Posts

Posting Komentar