L8RqjKDGdBPnUDNo5KCAT0pjUViNvK2I1FGylFGk

Rumus Excel Paling Populer yang Wajib di Kuasai

 

Logo Microsoft Excel

 Excel adalah software spreadsheet yang paling banyak dipakai di seluruh dunia. Software Excel digunakan oleh hampir semua bidang pekerjaan dari akuntansi dan keuangan, industri, statistik dan penelitian, dan banyak bidang yang lain. Meskipun banyak bermunculan software spreadsheet yang lain, Excel tetap tak tergoyahkan dan telah menjadi standar software spreadsheet.

Sebagai software spreadsheet, fungsi utama Excel adalah untuk mengelola data. Namun seiring dengan terus dikembangkannya software tersebut, Excel juga sangat mumpuni untuk mengelola teks, membuat diagram dan grafik, otomatisasi pekerjaan dengan menggunakan Macro, hingga bahasa pemrograman Visual Baisc for Application (VBA).

Buat kamu yang bisnis atau pekerjaannya berkaitan dengan data, menguasai Excel menjadi sebuah keharusan. Berikut adalah 10 rumus Excel paling populer yang wajib kamu kuasai.

1. SUM

Syntax: =SUM(number1,[number2],...)

Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan data-data di cell. Fungsi SUM bisa digunakan untuk menambahkan data per cell, data dalam satu range, maupun data dalam beberapa range sekaligus.

2. IF

Syntax: =IF(logical_test,[value_if_true],[value_if_false])

Fungsi IF digunakan untuk mengembalikan atau menampilkan suatu nilai jika sebuah kondisi atau pernyataan bernilai BENAR, dan menampilkan nilai lain jika kondisi atau pernyataan bernilai SALAH. Fungsi IF juga bisa digunakan untuk banyak kondisi dengan cara menggabungkan beberapa fungsi IF sekaligus atau yang disebut dengan IF bersarang (fungsi IF di dalam IF). Fungsi IF bisa digunakan secara bersama sampai dengan 64 fungsi IF.

3. LOOKUP

Syntax: =LOOKUP(lookup_value,array)

Fungsi LOOKUP digunakan untuk mencari sebuah nilai data pada suatu kolom maupun suatu row. Fungsi LOOKUP ini sebenaranya sudah jarang digunakan dan sudah beralih ke fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP.

4. VLOOKUP

Syntax: =VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup])

Fungsi VLOOKUP digunakan untuk mencari suatu nilai data pada sebuah range atau tabel, kemudian setelah nilai tersebut ditemukan, akan memanggil atau menampilkan nilai di kolom yang lain dari tabel tersebut berdasarkan urutan kolom (index kolom) yang diinginkan. Salah satu contoh penggunaannya adalah untuk menampilkan nomor telpon dari tabel data base nasabah.

5. MATCH

Syntax: =MATCH(lookup_value, lookup_array, [match_type])

Kegunaan dari fungsi MATCH adalah untuk mencari suatu nilai tertentu pada range, list atau tabel, untuk kemudian mengembalikan (menghasilkan atau menampilkan) posisi relatif nilai tersebut di range, list atau tabel tersebut. Output dari fungsi ini adalah berupa nomor urutan nilai yang dicari. Misalnya ada urutan nama Andi, Budi, Caca, maka posisi relatif atau urutan Caca ada di nomor 3.

6.  CHOOSE

Syntax: =CHOOSE(index_num, value1, [value2], ...)

Fungsi CHOOSE digunakan untuk memilih dan menampilkan satu nilai pada sekumpulan atau satu list nilai. Fungsi CHOOSE bisa digunakan untuk memilih 1 nilai dari sampai dengan 254 nilai berdasarkan nomor index. Sebagai contoh, jika nilai1 sampai dengan nilai7 adalah nama-nama hari dalam seminggu, fungsi CHOOSE akan menampilkan salah satu hari jika kita menggunakan nomor index 1-7.

7. DATE

Sytax: =DATE(year,month,date)

Fungsi DATE digunakan untuk menampilkan nomor seri sekuensial yang merepresentasikan suatu tanggal tertentu. Fungsi ini sangat berguna jika kita menemukan kondisi dimana tahun, bulan dan tanggal ada pada cell terpisah.

8. DAYS

Syntax: =DAYS(end_date, star_date)

Fungsi DAYS digunakan untuk menghitung jumlah hari di antara dua tanggal. Fungsi ini antara lain bisa digunakan untuk melakukan hitung mundur (count down) event tertentu, atau mengetahui masa kadaluarsa suatu bahan makanan.

9. FIND

Syntax: =FIND(find_text, within_text, [start_num])

Fungsi FIND ini digunakan untuk menemukan suatu teks atau potongan teks (string) tertentu pada sebuah cell yang berisi teks yang panjang. Jika sebuah string ditemukan pada sebuah teks, fungsi ini akan menampilkan posisi atau urutan karakter pertama string tersebut. Sebagai contoh, jika kita mencari string "ant" pada kata "aku ganteng", fungsi FIND akan menghasilkan nilai 6, karena huruf a pada string "ant" ada pada posisi urutan karakter ke-6. Perlu dicatat bahwa fungsi FIND bersifat Case Sensitive dimana string "ant" tidak sama dengan "Ant".

10. INDEX

Syntax: =INDEX(array, row_num, [column_num])

Kegunaan fungsi INDEX adalah untuk mengambil atau menghasilkan sebuah nilai dari range atau tabel. Dengan kata lain, fungsi ini akan mengambil suatu nilai tertentu di range atau tabel sesuai yang kita inginkan. Sebagai contoh, jika kita ingin mengambil nilai “Wortel” dari list kolom sayuran {"Tomat","Wortel","Cabe"}, kita bisa melakukannya dengan fungsi INDEX dengan cara mengindex lokasi nilai yang kita inginkan. Pada contoh di atas, nilai “Wortel” terletak atau berada pada kolom ke-2.

Related Posts
Abdul Rosyid
Bacalah untuk mengetahui sesuatu. Tulislah untuk memahami sesuatu.

Related Posts

2 komentar

  1. Kebetulan Saya Menyukai Excel. Terimakasih atas ilmunya yang di berikan.

    Mampir yuk kawan di : https://cikampekpedia.blogspot.com

    BalasHapus
Tinggalkan komentar sesuai topik tulisan, komentar dengan link aktif tidak akan ditampilkan.
Admin dan penulis blog mempunyai hak untuk menampilkan, menghapus, menandai spam, pada komentar yang dikirim